pasang iklan di sini
Bookmark dengan CTRL+D soalsoal-snmptn.blogspot.com dan Like Facebook Page Kami agar anda mendapat Soal-soal Update Download Soal-soal Latihan SBMPTN 2014 SNMPTN SBMPTN 2013-2014 Gratis IPA IPS IPC Matematika Fisika Ekonomi Geografi dan lain-lain Link SNMPTN SBMPTN 2012-2013 Online Try Out Online SNMPTN 2014 Gratis Kisi-kisi, Soal dan Pembahasan, Materi SBMPTN-SNMPTN, Kunci Jawaban SNMPTN-SBMPTN, Download Soal SNMPTN 2014, Download SOAL SBMPTN 2014

Kamis, 24 Januari 2013

SNMPTN, SBMPTN dan Bidik Misi 2013

Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan  mulai tahun  2010  kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi.
www.kemendiknas.go.id melansir pendaftaran beasiswa untuk masuk perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SNMPTN 2013 merupakan satu-satunya pola seleksi nasional yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana SNMPTN 2013 yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu. Biaya pelaksanaan SNMPTN 2013 ditanggung oleh Pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.Buku Panduan yang dapat diakses di laman (website) resmi http://www.snmptn.ac.id.

Sejalan dengan program Pemerintah tentang Bidikmisi, peserta dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengikuti seleksi melalui SNMPTN dan jika diterima di PTN akan mendapatkan beasiswa selama masa studi normal.

Pendaftaran dimulai dari pendaftaran sekolah dan pendaftaran calon mahasiswanya sendiri. Pendaftaran sudah dimulai dari 12 desember 2012 sampai 3 maret 2013 untuk sekolah dan januari 2013 untuk siswanya. info terkait pendaftaran bisa dilihat dihttp://bidikmisi.kemdikbud.go.id/portal/.

Secara singkat, bidik misi adalah beasiswa dimulai dari SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ) dan UMM (Ujian Masuk Mandiri) untuk siswa/i SMA yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi baik negeri atau swasta, jadi calon mahasiswa mendapat bantuan biaya uang saku kuliah. Program ini mempunyai misi untuk menghidupkan harapan bagi masyarakat kurang mampu dan mempotensi  akademik  memadai  untuk  dapat  menempuh  pendidikan  sampai ke jenjang pendidikan tinggi.

Bantuan yang diberikan dalam program ini terdiri atas Bantuan  biaya  hidup  yang  diserahkan  kepada  mahasiswa  sekurang-kurangnya  sebesar  Rp600.000,00  (enam  ratus  ribu  rupiah)  per  bulan  yang ditentukan berdasarkan Indeks Harga Kemahalan daerah lokasi PTN dan Bantuan  biaya  penyelenggaraan  pendidikan  yang  dikelola  PTN  sebanyak-banyaknya Rp2.400.000,00 (dua juta empat ratus ribu rupiah) per semester per  mahasiswa.
Standar Biaya
  1. Pendaftar Bidikmisi tidak dikenakan biaya pendaftaran.

  2. Pendaftar Bidikmisi akan mendapatkan pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk dengan ketentuan yang akan dipublikasikan kemudian

  3. Pelamar Bidikmisi yang ditetapkan sebagai mahasiswa penerima akan mendapatkan fasilitas pembiayaan sebagai berikut.
  • Bantuan biaya hidup yang diterima oleh penerima sesedikitnya Rp600.000/bulan yang disesuaikan dengan indeks kemahalan tiap daerah.
Persyaratan penerima 2013:
1. Siswa/i SMA/MA/SMK
2. Usia kurang dari 21 Tahun
3. Angkatan lulusan 2012
4. Orang tua maksimum pendidikan S1/D4, dengan kreteria pendapatan 3 juta perbulan dan bila  pendapatan orang tua dibagi jumlah anggota keluarga nilainya harus 6 ratus ribu tiap bulannya.

persyaratan pendaftaran program Bidikmisi menunggu pedoman bidikmisi 2013 namun petunjuk sementara bisa diunduh disini Petunjuk Singkat Program Bidikmisi 2013
 

Seleksi SNMPTN-Tidak Ada Perpanjangan Verifikasi Rapor

PALEMBANG – Panitia lokal seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2013 memastikan, tidak ada perpanjangan waktu bagi sekolah yang melakukan verifikasi rapor siswa setelah 24 Januari 2013, meski jadwal pengisian pangkalan data siswa dan sekolah (PDSS) SNMPTN 2013 baru berakhir 8 Februari.

Hal tersebut dikemukakan ketua panitia lokal SNMPTN Zulkifli Dahlan kemarin. Menurut dia, ketetapan tersebut sudah disosialisasikan jauh hari sehingga sekolah harusnya sudah tahu kapan verifikasi boleh dilakukan. “Termasuk tahapan entri nilai rapor, verifikasi oleh siswa,dan perbaikan serta verifikasi akhir oleh kepala sekolah. Harusnya pihak sekolah sudah tahu setelah mereka mendaftar,”tuturnya.

Zulkifli melanjutkan, karena tinggal beberapa hari lagi, pihaknya berupaya terus memonitor masalah ini untuk memastikan bahwa semua tahapan sudah dilakukan pihak sekolah sesuai batas waktu yang ditentukan.Dengan begitu,sekolah yang selesai melakukan pengisian PDSS dapat melanjutkan pendaftaran berikutnya, yang akan dimulai 1 Februari–8 Maret. “Memang, ini memakan waktu.

Tapi, sekolah harus penuhi itu sebelum batas waktu yang ditentukan.Sebab,pada 8 Februari, laman PDSS ini akan ditutup,”tukasnya. Selanjutnya, pada tahap pendaftaran, siswa diharapkan lebih berhati-hati saat melakukan pengisian untuk menentukan perguruan tinggi negeri (PTN) dan program studi (prodi).Sebab,semuanya harus sesuai PTN dan prodi yang dituju dengan ketentuan serta syarat yang berbeda-beda pula.

Salah satu syarat penting adalah kesesuaian data yang diisi dengan yang dilampirkan sekolah serta nilai rapor siswa. ”Nah, siswa harus berhatihati. Jika terdapat perbedaan, akan langsung didiskualifikasi. Target kita, pendaftar meningkat dua kali lipat dari tahun lalu dan tidak ada kuota khusus.Berapa pun jumlah siswa, bisa direkomendasi pihak sekolah,”ungkap Zulkifli.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Palembang Budi Marihan mengatakan,sejauh ini sekolahnya telah merampungkan proses pengisian PDSS. Meski diakui ribet,hal itu tetap dapat dilalui pihaknya karena mereka telah membentuk tim khusus yang mengurus soal pengisian. “Kami sudah lama membentuk tim itu di sekolah. Memang agak lebih ribet, tapi kalau ada tim, kami jadi terbantu, jadi tidak masalah,” ujarnya.

Selasa, 25 Desember 2012

Jalur Undangan Jadi SNMPTN, Ujian Tertulis Jadi SBMPTN 2013

BANDUNG, (PRLM).- Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 tidak melakukan kegiatan ujian tulis lagi. Akan tetapi basisnya menggunakan nilai raport atau prestasi siswa. Jadi SNMPTN 2013 tak ubahnya Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) pada beberapa tahun lalu
Sementara Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan dilakukan 61 PTN dengan ujian tulis.
"Secara teknisnya bagaimana SBMPTN, tim panitia Ad Hoc SNMPTN Pusat baru akan merumuskan pada Januari 2013 mendatang dan akan di-launching pada Februari 2013," kata Tim Ad Hoc SNMPTN 2013 Mindriany Syafila dalam Sosialisasi SNMPTN 2013 & Penerimaan Mahasiswa Baru 2013 di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB), Jln. Ganesha, Kota Bandung, Kamis (13/12/12).
Dia juga menjelaskan untuk SNMPTN undangan, tidak hanya melihat pada prestasi siswa saja. PTN juga melihat pada prestasi sekolah salah satunya dengan melihat prestasi dari alumni sekolah bersangkutan di PTN. Termaksuk juga seberapa banyak perbandingan jumlah pendaftar dan yang diterima dari sekolah yang bersangkutan.
Untuk SNMPTN ini para siswa harus lulusan tahun 2013 dan siswa harus mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) antara 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013.
Selanjutnya pada 1 Februari hingga 8 Maret 2013 merupakan proses pendaftaran untuk mengikuti SNMPTN. Proses seleksi akan berlangsung dari 9 Maret hingga 27 Mei 2013. Pengumuman hasil seleksi akan keluar pada 28 Mei 2013. Selanjutnya pendaftaran ulang yang lulus seleksi dilakukan pada 11-12 Juni 2013.
Selain itu, Mindriany mengemukakan mulai tahun ini bagi siswa yang mengikuti SNMPTN memilih jurusan seni dan olahraga maka mengirimkan portofolio yang menunjukan rincian data keterampilan siswa dalam bidang seni dan olahraga.
"Kalau penilaian lewat raport untuk seni dan olahraga kan yang dipentingkan karya seninya dan kemampuan olahraga tidak sekadar nilainya. Bagaimana guru juga melihat pencapaian siswa maka SNMPTN undangan tidak ada tes. Data yang dikirimkan pun untuk yang memilih seni dan olahraga harus disertai portofolio," katanya.
Sementara itu Ketua Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran(SMUP) Denie Heriyadi mengatakan siswa yang mengikuti SNMPTN juga dapat mengikuti SBMPTN karena waktunya tidak akan bentrok. Hasil SNMPTN akan lebih dahulu keluar baru kemudian diikuti dengan dimulainya SBMPTN.
Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia mengatakan karena SNMPTN basisnya raport maka diharapkan kedepannya sekolah mengirimkan sejak awal data siswa ke PDSS. Penilaian secara menyeluruh akan dilaksanakan di PTN masing-masing dengan menggunakan kriteria penilaian umum yang disepakati dan kriteria khusus masing-masing dari setiap PTN.

Latihan Soal SNMPTN 2013

Latihan SOAL SNMPTN 2013

Kemampuan TPA






  

Kemampuan Fisika
  





Kemampuan Biologi
  







Klik Download>Skip Ad>Download
Password : soalsoal-snmptn
Mediafire.

Senin, 24 Desember 2012

Syarat Ikuti SNMPTN 2013

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggunakan hasil ujian nasional (UN) sebagai salah satu instrumen persyaratan untuk masuk jenjang pendidikan tinggi akan segera diwujudkan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa SNMPTN 2013 nanti hanya akan didasarkan pada nilai rapor, prestasi lain, serta hasil UN. Namun, kali ini, sekolah dengan akreditasi apa pun bebas mendaftarkan siswanya tanpa ada pembatasan kuota.

"Jadi, murni dari hasil UN dan nilai rapor serta prestasi lain siswa tersebut untuk SNMPTN 2013 nanti. Kuotanya disediakan 60 persen untuk seluruh Indonesia," kata Nuh di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Adapun syarat peserta SNMPTN 2013 mendatang adalah siswa SMA/SMK/MA yang mengikuti UN tahun ajaran 2013/2014 dan memiliki prestasi akademik di sekolah pada tiap semester. Siswa harus mengantongi rekomendasi dari kepala sekolah dan harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta terdaftar pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Untuk PDSS ini, kepala sekolah yang akan mengisi. Nanti NISN dan password siswa akan dibagikan oleh sekolah untuk melakukan verifikasi," ujar Nuh.

Pengisian PDSS akan dimulai pekan depan, yaitu tanggal 17 Desember-8 Februari mendatang. Selanjutnya, peserta dapat memulai proses pendaftaran dengan memasukkan NISN dan password yang diterima dari sekolah. Jika telah selesai mendaftar, peserta dapat mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN 2013.

Untuk pilihan PTN, tiap peserta dapat memilih paling banyak dua opsi PTN yang diminati. Jika memilih satu PTN saja, maka peserta bebas memilih PTN mana saja. Namun jika memilih dua PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal atau provinsi terdekat.

Sementara itu, untuk program studi, peserta dapat memilih paling banyak dua program studi yang diminati pada masing-masing PTN. Nantinya, pelamar akan diseleksi berdasarkan pilihan pertamanya dan apabila tidak terpilih, dilanjutkan pada pilihan keduanya. Jika tertarik untuk mengikuti SNMPTN 2013, anak didik dapat langsung memperoleh informasi lengkap melalui laman resmi SNMPTN ini.

Pendaftarannya sendiri dibuka pada 1 Februari-8 Maret dan dilanjutkan dengan proses seleksi pada 9 Maret-27 Mei. Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Mei 2013 nanti.

Pelaksanaan SNMPTN, 2013 Gratis

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wakil Rektor I Universitas Andalas (Unand) Padang Febrin Anas Ismail mengemukakan pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 tidak dipungut biaya karena telah ditanggung pemerintah. Semua tahapan mulai dari pendaftaran, memasukan data hingga pengumuman peserta tidak dikenakan biaya apapun, kata dia di Padang, Jumat (21/12).

Menurut dia, kebijakan ini digulirkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan di perguruan tinggi bagi seluruh pelajar termasuk yang kurang mampu. "Bahkan bagi pelajar yang kurang mampu namun berprestasi, selain gratis mengikuti SNMPTN juga berpeluang menerima beasiswa Bidik Misi selama delapan semester," kata dia.

Ia menjelaskan, pada SNMPTN 2013 , pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri mengalami perubahan dimana semua pelajar tingkat SLTA yang lulus ujian nasional punya kesempatan untuk untuk ikut.

Jika pada 2012 seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dilaksanakan dalam bentuk ujian tulis, maka pada 2013 menggunakan sistem penilaian rapor dan prestasi lainnya selama belajar di SLTA.

Perguruan tinggi akan menyeleksi calon mahasiswa baru berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya mengacu pada data pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) yang berisi rekam jejak sekolah dan prestasi akademik lainnya, kata dia.

Dalam hal ini kepala sekolah akan mengisi data sekolah dan siswa di PDSS untuk kemudian diseleksi oleh perguruan tinggi. Setelah itu siswa melakukan verifikasi data rekam jejak akademik yang telah diisi kepala sekolah melalui situs yang telah ditentukan untuk kemudian memilih dua program studi yang diminati.

Sementara Rektor Universitas Andalas Wery Darta Taifur mengatakan dalam penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN 2013, perguruan tinggi akan melakukan seleksi dengan menggunakan tiga indikator. Indikator tersebut yaitu, prestasi akademik, kelayakan serta diprediksi yang bersangkutan mampu menyelesaikan studi diperguruan tinggi.

Namun, ia mengingatkan, jumlah calon mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN tersebut hanya 50 persen dari total mahasiswa yang akan diterima. Sisanya sebanyak 30 persen akan diterima melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan ujian mandiri.

Ia menambahkan SNMPTN 2013 agak mirip dengan penerimaan melalui jalur penelusuran potensi akademik (PPA). Namun, bedanya jika melalui PPA hanya siswa berprestasi, pada SNMPTN 2013 semua pelajar berhak untuk ikut serta.

Senin, 03 Desember 2012

Prediksi Passing Grade SNMPTN 2013


Data Passing grade SNMPTN untuk Kategori IPA dan IPS 2012

I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)


JURUSAN IPA
STEI–65,7%
FTI–62,5%
FTTM–59,8%
FTMD–58,7%
FTSL–56,5%
SAPPK–55,2%
SF–54,4%
FITB–52,9%
STIH-Sains–49,3%
FMIPA–47,8%
STIH-Rekayasa–39,8%

II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)


JURUSAN IPA
Pendidikan Dokter – – UI (59,8%)
Teknik Elektro – – UI (58,6%)
Farmasi – – UI (58,4%)
Teknik Kimia/TGP – – UI (57,4%)
Teknik Industri – – UI (54%)
Ilmu Komputer – – UI (52,8%)
Teknik Mesin – UI (52%)
Pendidikan Dokter Gigi – UI (51,2%)
Teknik Metalurgi dan Material – UI (47,4%)
Arsitektur – UI (47,2%)


JURUSAN IPS
Akuntansi – UI (63,9%)
Ilmu Hubungan Internasional – UI (63,1%)
Manajemen – UI (61%)
Psikologi – UI (60,6%)
Ilmu Komunikasi – UI (58,3%)
Ilmu Ekonomi – UI (56,4%)
Ilmu Hukum – UI (56,2%)
Sastra Inggris – UI (53,8%)
Ilmu Administrasi Niaga – UI (52,9%)
Sastra Perancis – UI (50,1%)
Kriminologi – UI (49,6%)
Ilmu Administrasi Negara – UI (49%)
Ilmu Politik – UI (47,8%)
Sastra Cina – UI (47,8%)
Sastra Rusia – UI (46,7%
Ilmu Administrasi Fiskal – UI (46,6%)
Ilmu Filsafat – UI (46,6%)
Sastra Jerman – UI (46,4%)
Ilmu Kesejahteraan Sosial – UI (44,9%)
Arkeologi – UI (44,7%)
Sastra Jepang – UI (50,3%)
Sosiologi – UI (44,5%)
Sastra Arab – UI (43,8%)
Ilmu Sejarah – UI (43,2%)
Antropologi Sosial – UI (42%)

III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM)


JURUSAN IPA
Pendidikan Dokter – UGM (59,3%)
Teknik Elektro – UGM (57,4%)
Ilmu Komputer – UGM (56,5%)
Teknik Kimia – UGM (54,8%)
Arsitektur – UGM (51,4%)
Teknik Mesin – UGM (51,4%)
Pendidikan Dokter Gigi – UGM (50%)
Biologi – UGM (47,2%)


JURUSAN IPS
Akuntansi – UGM (62,1%)
Psikologi – UGM (58,7%)
Ilmu Hubungan Internasional – UGM (58,5%)
Manajemen – UGM (57,9%)
Ilmu Komunikasi – UGM (57,4%)
Sastra Inggris – UGM (56,6%)
Ilmu Ekonomi – UGM (55,6%)
Ilmu Hukum – UGM (54,1%)
Ilmu Administrasi Negara – UGM (50,5%)
Ilmu Pemerintahan – UGM (50,4%)
Sastra Jepang – UGM (50%)
Sastra Perancis – UGM (47,1%)

IV. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)


JURUSAN IPA
1. Teknik Informatika – ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro – ITS (57,7%)
3. Teknik kimia – ITS (56,6%)
4. Teknik Industri – ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan – ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin – ITS (51,5%)
7. Sistem Informasi – ITS (47,4%)